AOV (Nilai Pesanan Rata-rata)
AOV (nilai pesanan rata-rata) adalah jumlah rata-rata yang dibelanjakan per pesanan, dihitung sebagai total pendapatan dibagi dengan jumlah pesanan.

AOV (nilai pesanan rata-rata) adalah jumlah rata-rata yang dibelanjakan pelanggan per pesanan, dihitung sebagai total pendapatan ÷ jumlah pesanan. Jika 200 pesanan menghasilkan $10,000 dalam pendapatan, AOV-nya adalah $50.
AOV adalah tuas yang secara menipu kuat dalam periklanan berbayar karena secara langsung menentukan berapa banyak yang dapat Anda bayar untuk seorang pelanggan. Semakin tinggi AOV Anda, semakin banyak ruang yang Anda miliki pada biaya klik dan biaya akuisisi sambil tetap menguntungkan.
Mengapa penting#
AOV menghubungkan pendapatan utama Anda dengan ekonomi unit Anda. Ini merupakan input kunci untuk baik ROAS (Return on Ad Spend) maupun CPA (Cost Per Acquisition): AOV yang lebih tinggi (dengan margin yang sama) meningkatkan CPA yang dapat Anda toleransi secara menguntungkan, yang pada gilirannya memungkinkan Anda menawar lebih agresif dan memenangkan lebih banyak lalu lintas dibandingkan pesaing yang terjebak pada nilai pesanan yang lebih rendah.
Inilah mengapa pembeli media dan pengiklan berinvestasi besar dalam meningkatkan AOV melalui upsell, bundel, order bump, diskon volume, dan ambang batas pengiriman gratis. Meningkatkan AOV memperbaiki ekonomi kampanye tanpa memerlukan Conversion Rate (CVR) yang lebih baik atau klik yang lebih murah; lalu lintas yang sama secara sederhana menjadi lebih berharga.
Cara praktis untuk memahaminya: dua pengiklan dapat menjalankan iklan yang identik dan menawar jumlah yang identik, tetapi yang memiliki AOV lebih tinggi akan menghasilkan pendapatan lebih tinggi pada setiap penjualan, dan dapat menawar lebih tinggi seiring kampanye berkembang.
Istilah terkait: ROAS (Return on Ad Spend), CPA (Cost Per Acquisition), dan Conversion Rate (CVR).


